Artikel Pilihan

Tips Cara Mengganti Popok Bayi yang Harus Bunda Lakukan!

cara mengganti popok bayi
cara mengganti popok bayi/ Sumber foto: freepik

 

Mengganti popok bayi menjadi suatu ritual wajib bagi anak. Selain itu, orang tua juga harus bisa melakukan kegiatan ini. 

Beberapa bulan pertama, frekuensi buang air besar bayi sekitar 4 hingga 8 kali sehari. Sementara itu, frekuensi buang air kecil Si Kecil bisa sampai 20 kali dalam sehari. 

Oleh karena itu, penting untuk terus mengecek popok bayi dan menggantinya dengan popok bersih sesering mungkin agar kebersihan anak terjaga dan terhindar dari penyakit kulit. Bunda bisa mengganti popok bayi setiap 2 hingga 3 jam sekali untuk menjaga kebersihan bayi. Namun, jika Si Kecil menggunakan popok kain, popok tersebut harus diganti setiap kali basah atau kotor untuk menghindari iritasi kulit.

Persiapan Mengganti Popok Bayi

cara mengganti popok bayi

Sebelum mengganti popok bayi, Bunda perlu menyiapkan beberapa barang seperti:

Popok

Meskipun Bunda hanya membutuhkan satu popok untuk mengganti satu waktu, akan lebih baik jika Bunda memiliki stok popok agar tidak kehabisan saat membutuhkannya. Simpan popok di tempat yang mudah dijangkau, tetapi jauh dari jangkauan bayi.

Tisu basah dan kering

Untuk membersihkan pantat bayi, Bunda membutuhkan tisu basah dan kering. Jika tidak punya, Bunda bisa menggunakan kain bersih yang dibasahi serta kain kering.

Pelembap bayi atau salep ruam

Bunda perlu menyiapkan krim pelembap bayi untuk menghindari ruam popok. 

Baju ganti bayi

Sediakan baju bersih jika diperlukan ya Bunda. Bunda bisa mengganti pakaian bayi jika kotoran bayi menempel pada pakaian atau pakaian bayi basah.

Kantong atau ember untuk menampung popok yang kotor

Kantong sangat diperlukan untuk menampung popok yang kotor. Jangan lupa untuk langsung membuangnya ya Bunda jika menggunakan popok sekali pakai (diapers).

Cara Mengganti Popok Bayi

Pastikan Bunda memiliki semua yang dibutuhkan untuk mengganti popok. Setelah Bunda siap, lakukan beberapa langkah berikut:

1. Bersihkan tangan Bunda dengan sabun dan air bersih.

2. Baringkan bayi Bunda dengan posisi telentang dan lepaskan popok bekas.

3. Bungkus dan tempelkan selotip untuk menyegel popok bekas.

4. Masukkan popok ke dalam kantong atau ember. Jika bayi menggunakan popok sekali pakai (diapers) masukkan ke dalam kantong plastik sebelum membuangnya ke tempat sampah untuk mengurangi bau. Jika bayi menggunakan popok kain, masukkan popok ke dalam ember lalu cuci bersih.

5. Bersihkan area bokong bayi dengan lembut menggunakan tisu basah atau kain basah. Berhati-hatilah untuk membersihkan sela-sela lipatan kulit. Ingatlah untuk menyeka dari depan ke belakang. Jika sudah, keringkan dengan kain bersih atau tisu kering.

6. Jika bayi Bunda mengalami ruam popok, oleskan pelembap bayi atau salep ruam popok di area yang terkena.

7. Pakaikan popok bersih pada bayi. Caranya selipkan bagian belakang popok ke bawah bokong bayi. Pastikan posisinya pas dan letak perekatnya berada di pinggang. Kemudian tarik popok bagian depan ke arah perut bayi. Rekatkan popok dengan perekat di bagian belakang popok.

Itulah langkah-langkah mengganti popok bayi yang bisa Bunda praktikan di rumah. Yang terpenting adalah untuk selalu sedia stok popok di rumah ya Bunda agar kebersihan Si Kecil terjaga. Ingat, Bunda harus selalu mengecek popok bayi. Jika basah karena urin bayi, segera ganti dengan popok bersih untuk menghindari iritasi kulit.

Selama memiliki bayi, Bunda perlu memperhatikan asupan ASI Si Kecil. Untuk mendukung program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi ASI booster agar kualitas dan kuantitas ASI tetap terjaga. Jika Bunda memiliki permasalahan ASI lainnya seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI seret, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com melalui link  https://t.me/BusuiSehat.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya Bunda!

Alergi Makanan Pada Anak: Ketahui Penyebab dan Gejalanya Agar Kesehatan Anak Terjaga!

Ini 6 Daftar Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bayi Di Bawah 1 Tahun

Konsumsi Makanan Tinggi Gula Berbahaya Untuk Tubuh Loh Bunda!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password