Artikel Pilihan

Tuberkulosis: Ketahui Penyebab dan Gejalanya Pada Anak

tuberkulosis pada anak
tuberkulosis pada anak/ Sumber foto: freepik

Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang paling sering menyerang paru-paru. Sebanyak 1,4 juta orang meninggal karena tuberkulosis TB) pada 2019. Di seluruh dunia, TB adalah salah satu dari 10 penyebab utama kematian.

Pada 2019, diperkirakan 10 juta orang terserang tuberkulosis (TB) di seluruh dunia, yaitu sekitar 5,6 juta laki-laki, 3,2 juta perempuan dan 1,2 juta anak-anak. Angka ini tentu sangat tinggi dan terjadi di setiap tahunnya. 

Para orang tua mungkin khawatir jika anak mereka tertular penyakit ini. Namun, tenang Bunda, penyakit ini dapat disembuhkan dan dicegah. Oleh karena itu, sebaiknya Bunda mengetahui penyebab dan gejala tuberkulosis pada anak demi kesehatan anak.

Penyebab Tuberkulosis

Tuberkulosis kebanyakan menyerang orang dewasa di tahun-tahun paling produktif . Namun, semua kelompok umur berisiko terkena penyakit ini termasuk anak-anak.

TB disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis. Bakteri TB ditularkan melalui udara seperti batuk, bersin, dan berbicara. 

Gejala Tuberkulosis

tuberkulosis pada anak

Orang yang etrinfeksi bakteri TB akan menunjukkan beberapa gejala pada fisiknya. WHO merekomendasikan melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika anak atau Bunda mengalami gejala berikut ini:

  • Batuk berdahak disertai darah
  • Tubuh terasa sakit atau lemah, dan lesu
  • Penurunan berat badan
  • Demam
  • Keringat malam
  • Nyeri dada

Jika anak Bunda mengalami gejala tersebut, segera periksakan ke dokter. Pemeriksaan sedini mungkin dapat meminimalisasi komplikasi TB. Penting untuk selalu menjaga kebersihan peralatan makan, minum, dan makanan yang dikonsumsi. 

Perhatikan sirkulasi udara rumah bersih dari debu. Berikan makanan bergizi kesehatan anak terjaga. Jika anak Bunda masih di bawah 2 tahun, berusahalah untuk tetap memberikan ASI karena ASI mengandung antibodi yang baik untuk imunitas.

Berikan ASI eksklusif hingga anak berusia 2 tahun. Untuk mendukung program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi  ASI booster untuk tingkatkan kesehatan dan kualitas ASI.

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link  https://t.me/BusuiSehat.

Baca juga yuk informasi di bawah ini!

Rhinitis: Ini Cara Mengobati dan Merawat Anak Yang Mengalami Rhinitis!

Waspadai Risiko Stunting Pada Anak Bunda!

Waspadai Penyebab dan Gejala Hepatitis A Pada Anak Bunda!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password