fbpx
Artikel Pilihan

Apakah Bayi Bunda Harus Dibedong? Simak Penjelasan Ini Bunda!

bayi dibedong
bayi dibedong/ Sumber foto: freepik

Bedong bayi merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak zaman nenek moyang dan dilakukan secara turun temurun. Tujuan dilakukannya bedong bayi biasanya agar kaki bayi tumbuh lurus tidak berbentuk huruf “O”. Selain itu, sebagian Bunda juga membedong bayinya agar tubuh bayi tetap hangat. 

Seluruh persepsi tersebut tumbuh dan berkembang di masyarakat kita. Lalu, kira-kira apakah semua itu hanya mitos saja atau fakta?

Simak penjelasannya berikut ini Bunda!

Benarkah bedong untuk menghangatkan tubuh bayi?

Mungkin pertanyaan ini sering bermunculan di benak Bunda.

“Apakah bayi saya harus dibedong agar badannya terasa hangat dan tidak mudah sakit?”

Para orang tua biasanya menyarankan para ibu muda untuk membedong bayi.  Tujuannya agar tubuh bayi tetap hangat dan tidak mudah sakit.

Namun, secara ilmiah membedong bayi tidak memiliki manfaat spesial. Tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan hubungan bedong bayi dengan menjaga kehangatan tubuh.

Jadi, sudah dipastikan ini MITOS ya, Bunda. Namun, tidak ada salahnya jika Bunda tetap ingin membedong bayi.

Ada cara lain yang bisa Bunda lakukan untuk menjaga kehangatan tubuh bayi. Misalnya, mengatur suhu ruangan supaya tidak terlalu dingin. Menghindari pemakaian AC atau kipas angin. Selain itu, Bunda bisa mengenakan pakaian yang bahannya agak tebal untuk bayi. Dengan begitu, suhu tubuh bayi tetap terjaga dan nyaman. 

Bedong bayi bisa membuat kaki bayi lurus, benarkah?

apakah bayi harus dibedong

Sayangnya, bedong bayi tidak memberikan pengaruh apapun pada pertumbuhan kaki bayi Bunda. Bedong bayi, tidak akan membuat kaki bayi Bunda tumbuh lurus dan panjang. 

Hal yang perlu Bunda tahu bahwa kaki bayi yang baru lahir pasti agak bengkok karena mengikuti posisi saat bayi masih di dalam kandungan. Bayi masih menyesuaikan dengan pertumbuhan dan kondisi baru di luar kandungan. Seiring berjalannya waktu, kaki bayi Bunda akan tumbuh lurus secara bertahap sehingga kaki bayi akan normal dengan sendirinya. 

Apakah bedong bayi berbahaya?

Membedong bayi diperbolehkan saja kok, Bunda. Namun, perlu diingat bahwa tujuan membedong bayi hanya untuk menjaga kehangatan tubuh saja. Bukan untuk meluruskan kaki bayi.

Selain itu, hal yang harus diingat bahwa bayi Bunda masih dalam tahap tumbuh kembang.

Membedong berarti Bunda harus mengikat dan menarik kaki bayi. Hal ini tentu akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Kaki bayi yang ditarik dan diikat terlalu kencang saat dibedong justru dapat menghambat perkembangan sendi dan menghambat aliran darah ke seluruh tubuh. 

Itulah informasi mengenai bedong bayi. Jika Bunda tetap ingin membedong bayi, gunakanlah jenis kain yang lembut dan jangan mengikat bedongan terlalu keras. Tujuannya agar pertumbuhan dan perkembangan bayi tidak terhambat.

Selain itu, penting untuk menjaga asupan ASI Si Kecil. Kandungan ASI dapat meningkatkan imunitas dan tumbuh kembang bayi. Berikan ASI eksklusif pada bayi minimal hingga bayi berusia 6 bulan. Untuk mendukung program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi  ASI booster untuk tingkatkan kesehatan dan kualitas ASI.

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link  https://t.me/BusuiSehat.

Baca juga informasi menarik lainnya yuk Bunda!

Bunda Sering Cemburu Sama Mantan Ayah? Lakukan Tips Berikut Ini Yuk!

Tantrum Anak: Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Tantrum Pada Anak

Baby Blues Syndrome: Ketahui Cara Mengatasi Depresi Pasca Melahirkan

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password