Artikel Pilihan

Konsumsi Ikan Bikin ASI Bunda Amis, Mitos atau Fakta?

makanan untuk kesehatan otak
ilustrasi ikan/ Foto: Freepik

 

Menyusui merupakan masa ketika seorang Bunda harus memperhatikan dengan benar kuantitas dan kualitas asupan nutrisi. Tujuannya agar produksi ASI Bunda berlimpah dan kandungan ASI juga baik. Terlebih, Si Kecil membutuhkan ASI demi tumbuh kembangnya. Biasanya Bunda akan mencari informasi mengenai produk apa saja yang boleh dikonsumsi dan yang harus dihindari. 

Nah, biasanya di masa menyusui, Bunda akan sering sekali mendapatkan kritik dan saran dari orang-orang sekelilingnya. Apalagi informasi tersebut belum diketahui kebenaran ilmiahnya. Timbul mitos-mitos yang membuat Bunda jadi semakin takut.

Baca juga: Pilihan Makanan untuk Meningkatkan Kualitas ASI

Aduh kalau saya makan ini, baik tidak ya?”

“Kata Si A, ini bisa bikin ASI seret.”

“Harus makan ini biar ASI-nya tambah banyak.”

Paling sering sih Bunda dengar mitos kalau makan ikan bisa bikin ASI amis. Apa benar begitu?

Sebenarnya, ikan adalah sumber protein terbaik untuk Bunda menyusui loh. Ikan mengandung protein dan lemak baik seperti omega 3 yang baik untuk perkembangan otak, kesehatan jantung, dan memelihara otot Bunda serta Si Kecil. Selain itu, memakan produk daging seperti ikan dan sapi tidak memengaruhi rasa pada ASI.

Tidak ada hubungan dan korelasi antara makanan amis dengan rasa ASI. Perlu diketahui ada banyak kebiasaan bayi baru lahir yang membuat Bunda panik (terlebih anak pertama) seperti muntah. Muntah biasanya terjadi pada bayi di bawah usia 1 tahun karena cairan susu atau makanan baru saja ditelan. Kondisi ini terjadi karena kerongkongan bayi belum berkembang maksimal dan lambung bayi juga masih sangat kecil”.

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Jadi, Bunda tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi ikan maupun daging sapi. Namun, Bunda juga perlu memperhatikan asupannya. Sebaiknya Bunda membatasi konsumsi ikan laut. Hal ini karena beberapa jenis hewan laut seperti ikan dan kerang mengandung merkuri. Jika asupan merkuri terlalu banyak bisa akan mengakibatkan keracunan. 

Jika Bunda memiliki alergi terhadap ikan, Bunda bisa mengonsumsi makanan alternatif yang tinggi gizi. Untuk mendapatkan asupan protein dan lemak baik, Bunda bisa memilih kacang-kacangan sebagai pengganti ikan. Selain itu, Bunda juga bisa mengonsumsi ASI booster untuk menjaga kualitas dan kuantitas ASI.

Jika ASI Bunda tidak kunjung lancar padahal sudah mencoba berbagai produk ASI booster, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com melalui link https://t.me/BusuiSehat

Baca juga: Hindari Makanan dan Minuman Ini untuk Menjaga Kualitas ASI

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password