Artikel Pilihan

4 Manfaat Daun katuk Ini Bisa Bikin ASI Berlimpah Lho Bun

Jakarta – Tahukah Bunda kalau pemberian ASI eksklusif berdampak terhadap tumbuh tumbuh kembang Si Kecil, serta melindunginya dari bahaya infeksi? Sayangnya, hasil survei Clinical Epidemiologi & Biostatistic Unit, Fakultas Kedokteran UGM mencatat sebanyak 38 persen ibu berhenti memberi ASI karena produksi ASI yang tak mencukupi.

Kendala suplai ASI memang sering sekali jadi masalah ibu menyusui. Buat Bunda yang juga mengalami hal serupa, cobalah untuk konsumsi laktogogue herbal seperti daun katuk. Apalagi jika Almond, Kurma, Madu dan daun katuk dijadikan formula yang sempurna untuk ibu menyusui dengan cara alami yang sudah turun temurun.

Seperti dilansir oleh haibunda.com Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dalam websitenya menyebut laktogogue merupakan obat atau zat yang mampu merangsang atau meningkatkan produksi ASI. Dalam hal ini, daun katuk menjadi salah satu laktogogue herbal yang secara tradisional aman dan efektif untuk meningkatkan produksi ASI.

Lalu, seberapa besar sih manfaat daun katuk untuk ibu menyusui? Apakah benar daun katuk mampu membuat produksi ASI lancar? Simak ulasannya berikut yuk, Bunda.

1. Sumber Nutrisi Ibu Menyusui

Sebuah penelitian Media Litbang Kesehatan Tahun 2004 Effectiveness of The Sauropus Androgynus (L.) Merr Leaf Extract in Increasing Mother’s Breast Milk Production menjelaskan tiap 100 gram daun katuk mengandung berbagai sumber nutrisi. Adapun nutrisi tersebut antara lain kalori, air, protein, lemak, karbohidrat, vitamin B6 dan vitamin C.

Selama menyusui, Bunda tentu perlu sumber nutrisi yang baik agar ASI yang dihasilkan pun berkualitas. Dengan mengonsumsi daun katuk, sumber nutrisi Bunda tentunya akan terpenuhi.

2. Aman Untuk Bayi

Sejak dahulu, daun katuk memang telah banyak digunakan secara tradisional di Indonesia. Bahkan, IDAI menyebut daun katuk aman untuk dikonsumsi ibu menyusui. Penelitian yang sama juga menjelaskan hasil uji daun katuk pada mencit menunjukkan tidak menimbulkan kecacatan pada janin, serta tidak menimbulkan kelainan pada organ tubuh.

3. Meningkatkan Produksi ASI

Manfaat daun katuk untuk ibu menyusui ternyata terbukti bisa meningkatkan produksi ASI lho, Bunda. Penelitian menyebut pemberian ekstrak daun katuk pada kelompok ibu melahirkan dan menyusui dapat meningkatkan produksi ASI hingga 66,7 ml atau sebanyak 50,7 persen. Bahkan sebelumnya mereka menyatakan produksi ASI selama ini kurang atau rendah.

4. Menjaga Kualitas ASI

Untuk meningkatkan produksi ASI memang enggak boleh sembarangan ya, Bunda. Peningkatan produksi ASI juga harus mempertimbangkan kualitas ASI yang dihasilkan. Oleh karena itu, Bunda juga perlu mengonsumsi makanan atau suplemen yang aman.

Dalam penelitian tersebut, dikatakan bahwa ekstrak daun katuk tidak menurunkan kualitas ASI Bunda. Pasalnya, setelah dilakukan uji coba pemberian daun katuk dengan dosis 3 x 300 mg per hari selama 15 hari terus-menerus, tidak ditemukan perbedaan kadar protein dan lemak pada ASI.

Nah Bunda, itulah keempat manfaat daun katuk untuk ibu menyusui. Bagi Bunda yang ingin mengonsumsi daun katuk, IDAI menyarankan agar Bunda juga memperbaiki teknik menyusui, dan memperhatikan faktor lain yang mungkin menjadi penyebab kurangnya produksi ASI.

Adapun daun katuk bisa dikonsumsi dengan campuran kurma, madu dan Almond menjadikannya suatu susu yang sangat sempurna . Bunda juga bisa mengonsumsi Almoon Milk Plus yang didalamnya terkandung kacang almond yang memilik Nutrisi Penting seperti Vitamin E, Vitamin B2, B3, B1, Asam Volat, selain itu ada EKSTRAK KURMA, MADU dan DAUN KATUK yang sudah dipercaya sebagai bahan utama produksi ASI.

Kacang Almond yang terdapat didalam Almoon Milk Plus berprotein tinggi dan kaya akan serat cocok sekali sebagai makanan diet yang dapat menjaga berat badan ibu menyusui pasca melahirkan.

Selain itu, ada juga (Jahe Merah Alami) Red Ginger yang mengandung 300 Zat Aktif yang berfungsi untuk membersihkan sirkulasi aliran darah dari sumbatan-sumbatan seperti lemak jahat. Jika sirkulasi aliran darah tersumbat oleh lemak jahat, terutama pada ibu menyusui bisa mengakibatkan ALIRAN ASI TERSUMBAT atau tidak keluar sama sekali.

Hal seperti Ini sering terjadi pada ibu menyusui disaat PD sudah terasa kencang dan penuh oleh ASI, tapi ASI yang keluar sedikit.

Untuk meningkatkan produksi ASI, jangan lupa juga untuk memperhatikan nutrisi gizi harian lainnya ya, Bunda. Dengan begitu, produksi dan kualitas ASI Bunda bisa meningkat secara bersamaan dan nutrisi Si Kecil tetap terpenuhi.

© 2021 Copyright Busuisehat.com
Hak Cipta Dilindungi All rights reserved

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password