Artikel Pilihan

Bunda Harus Tahu Penyebab dan Gejala Batuk Pilek Pada Anak

penyebab batuk pilek anak
penyebab batuk pilek anak/ Sumber foto: freepik

Semua orang rentang mengalami batuk pilek, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Penyakit ini disebabkan oleh virus. Penularannya sangat cepat dan menyebar dari orang ke orang lain melalui cipratan liur yang terinfeksi virus misalnya batuk dan bersin. 

Batuk pilek pada anak sering kali menyebabkan nafsu makan anak berkurang, sehingga tubuh anak ikut mengurus karena asupan makan yang berkurang. Sebagai orang tua yang baik, Bunda tentu ingin anak tumbuh dengan sehat. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui penyebab dan gejala batuk pilek pada anak agar Bunda bisa mencegah penyakit ini. 

Penyebab Batuk Pilek Anak

Virus penyebab batuk pilek dapat menyebar saat anak Bunda menghirup partikel virus dari bersin, batuk dari orang yang menderita batuk pilek. Untuk itu, Bunda perlu berhati-hati karena virus penyakit ini dapat ditularkan melalui dorplet (cipratan liur) seperti telepon, mainan anak-anak, telepon, lantai, bantal, maupun gagang pintu. 

Kebanyakan virus penyebab penyakit ini adalah: 

  • Adenovirus

Virus ini adalah penyebab umum dari batuk pilek, demam, sakit tenggorokan, mata merah, dan diare. Virus adenovirus mampu menginfeksi saluran pernapasan, lapisan mata, paru-paru, sistem saraf, sistem pencernaan, dan saluran kemih. Virus ini menyebabkan gejala batuk pilek ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya.

  • Rhinovirus 

Virus ini dapat menyebabkan 10% hingga 40% batuk pilek. Biasanya rhinovirus akan menyebabkan batuk pilek dengan gejala yang ringan.

  • Virus Parainfluenza

Virus parainfluenza (RSV) adalah virus yang menular dan menginfeksi saluran pernapasan. Virus ini juga dapat menyebabkan masalah pernapasan serius lainnya seperti radang paru-paru dan pneumonia. 

  • Virus Corona

Virus corona merupakan salah satu jenis virus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan meliputi hidung, sinus, atau tenggorokan bagian atas. Kebanyakan virus ini tidak berbahaya kok, Bunda. 

Namun Bunda perlu berhati-hati jika batuk pilek disertai beberapa gejala lainnya seperti hilangnya seperti pusing, indera perasa hilang, mual, muntah, dan sesak napas berkepanjangan. Segera periksakan diri untuk memastikan anak Bunda tidak terinfeksi virus COVID-19. 

Gejala Penyakit

penyebab batuk pilek anak

Batuk pilek sering membuat anak rewel karena tubuh yang tidak enak. Gejala penyakit batuk pilek akan muncul satu hingga tiga hari setelah tubuh terpapar virus. Gejala yang dirasakan juga bervariasi dan berbeda pada setiap orang, bergantung pada virus penyebabnya. Namun gejala umum batuk pilek biasanya meliputi:

  • Sakit kepala ringan
  • Tubuh terasa nyeri
  • Hidung berair atau tersumbat
  • Sakit tenggorokan
  • Batuk
  • Bersin terus menerus
  • Demam ringan
  • Tubuh terasa lemas dan tidak enak
  • Nafsu makan berkurang

Untuk mencegah batuk pilek, berikan makanan sehat untuk anak Bunda. Konsumsi makanan sehat dapat meningkatkan kesehatan tubuh. Selain itu, hindari jajanan luar karena rentan terkontaminasi bakeri dan virus.

Jika anak Bunda masih di bawah 2 tahun, berikan ASI sesering mungkin sesuai kebutuhan anak. Ini karena ASI mengandung antibodi yang baik untuk menjaga kekebalan tubuh. Berikan ASI eksklusif hingga anak berusia 2 tahun. Untuk mendukung program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi  ASI booster untuk tingkatkan kesehatan dan kualitas ASI.

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link  https://t.me/BusuiSehat.

Itulah mengenai penyebab dan gejala batuk pilek pada anak. Penting untuk selalu memerhatikan makanan yang anak konsumsi dan menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah penularan penyakit. Jika anak mengalami gejala batuk pilek dan tidak kunjung sembuh dalam rentang 3 hari, segera periksakan anak ke dokter.

Untuk mencegah penyakit lainnya, baca juga yuk informasi di bawah ini!

Bunda Harus Tahu 5 Tips Mencegah Batuk Pilek Pada Anak

Rhinitis: Ini Cara Mengobati dan Merawat Anak Yang Mengalami Rhinitis!

ASI Penting Untuk Bayi Penderita Penyakit Kuning

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password