Artikel Pilihan

Suami Bunda Tipe Orang Yang Cuek, Lakukan Ini!

ilustrasi cuek/ Foto: Freepik

 

Pernikahan bersifat sakral. Saat menikah, Bunda memutuskan untuk berjanji menjaga dan menerima pasangan apa adanya hingga maut memisahkan. Akan tetapi, menjalani kehidupan berumah tangga tidaklah mudah.

Terkadang perbedaan kepribadian antara Bunda dan pasangan juga menjadi masalah dasar. Menyatukan dua pribadi yang berbeda memanglah tidak mudah, Bunda. Apalagi jika pasangan Bunda tipe orang yang cuek dan sulit diajak berkomunikasi.

Kalau keadaannya begini, menjalani hidup rumah tangga pasti penuh dengan tantangan, ya. Nah, kira-kira apakah Bunda sudah menemukan solusi yang tepat untuk menghadapi pasangan yang cuek? Bunda bisa ikuti beberapa tips berikut ini untuk meluluhkan sifat cuek pasangan.

Lakukan langkah-langkah ini Bunda!

bahasa-cinta

1. Bersabar dan hindari pikiran negatif

Dalam menghadapi orang yang cuek, Bunda harus bersabar karena bagaimana pun sifat seseorang itu sulit untuk diubah secara tiba-tiba. Hal yang perlu Bunda ingat adalah untuk tetap rileks agar terhindar dari stres. Hindari pikiran negatif karena tidak semua orang cuek itu jahat. Bisa saja pasangan Bunda cuek karena memang sifatnya pendiam sejak kecil.

2. Ceritakan perasaan dan keinginan Bunda

Komunikasi yang baik adalah kunci keharmonisan rumah tangga Bunda. Untuk itu, coba komunikasikan perasaan dan keinginan Bunda terhadap pasangan. Berkomunikasilah di waktu yang tepat ya Bunda. Misalnya di saat satai bersama pasangan atau sedang makan bersama. Dengan berkomunikasi, pasangan Bunda jadi tahu apa kekurangan yang dimiliki dan harus diperbaiki. Namun, sampaikan dengan bahasa yang baik ya, Bunda. Jangan sampai menyinggung perasaan pasangan.

3. Beri Ayah waktu

Setelah mengomunikasikan keinginan, Bunda harus paham kalau perubahan itu tidak terjadi secara singkat. Berikan pasangan Bunda waktu untuk mengintropeksi dirinya. 

4. Konseling

Kalau Bunda bingung harus menyelesaikan permasalahan dari mana, Bunda bisa melakukan konseling. Lakukan konseling  pada konselor pernikahan yang terbukti dapat membantu Bunda dan pasangan menemukan jalan keluar. Namun, tindakan konseling ini harus berdasarkan kesepakatan dan keinginan kedua pasangan agar proses penyelesaiannya dapat berjalan lancar.

Hal yang perlu diperhatikan adalah untuk tetap tenang ya Bunda. Jangan jadikan hal ini sebagai tekanan yang bisa memengaruhi kesehatan Bunda. Sebab kalau kesehatan Bunda terganggu, kualitas dan kuantitas ASI Bunda juga akan terpengaruh karena bagaimana pun kebutuhan nutrisi anak Bunda itu penting.

Selama proses menyusui, Bunda bisa mengonsumsi ASI booster untuk menjaga kualitas dan kuantitas ASI. Jika payudara Bunda masih terasa nyeri, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com melalui link https://t.me/BusuiSehat. Hindari stres dan istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan Bunda. Untuk informasi dan tips-tips menarik lainnya, ikuti terus Busuisehat ya!

Baca juga yuk Bunda!

Belajar dari Rachel Vennya, Kenali Ciri-Ciri Perselingkuhan!

Konflik Menghadang, Saling Diam Bukanlah Solusi Bunda!

Bahasa Cinta Kunci Keharmonisan Rumah Tangga Ayah Bunda!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password