fbpx
Artikel Pilihan

Cradle Crape: Cara Merawat Kulit Bayi Yang Berketombe, Bunda Wajib Tahu!

mengatasi cradle crap bayi
mengatasi cradle crap bayi/ Sumber foto: freepik

Cradle crap adalah inflamasi yang biasanya muncul di kulit kepala bayi. Jika kulit kepala bayi Bunda memiliki kulit kuning atau coklat yang mengelupas, berkerak, atau bersisik yang terlihat seperti ketombe, kemungkinan itu adalah cradle cap. 

Kira-kira bagaimana ya cara mengatasi cradle crap bayi?

Simak penjelasan berikut ini Bunda!

Pengobatan

mengatasi cradle crap bayi

Cradle crap biasanya tidak memerlukan perawatan medis, karena akan hilang dengan sendirinya. Namun, ada beberapa langkah yang bisa Bunda lakukan untuk menghilangkan cradle crap pada kulit kepala bayi. 

  • Oleskan minyak rambut atau petroleum jelly ke kulit kepala selama beberapa jam sebelum keramas. 
  • Cuci rambut bayi sekali sehari dengan sampo khusus bayi dengan formula yang lembut lembut.  Pastikan sampo tidak mengenai mata bayi Anda, karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Kemudian cuci rambut seperti biasa dan sikat kulit kepala dengan sikat lembut untuk melonggarkan kerak.
  • Jika sering keramas tidak membantu, bicarakan dengan dokter tentang produk yang mungkin bisa mengurangi ketombe pada bayi.

Jangan gunakan krim kortison atau antijamur yang dijual bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter bayi karena beberapa produk ini dapat menjadi racun saat diserap melalui kulit bayi. Shampo ketombe yang mengandung asam salisilat juga tidak disarankan untuk digunakan pada bayi, karena dapat diserap melalui kulit.

Perawatan Cradle Crap

Untuk merawat kulit kepala bayi, Bunda bisa memerlukan beberapa perlengkapan seperti, minyak alami seperti minyak kelapa atau minyak kemiri. Bunda bisa mengganti penggunaan minyak dengan petroleum jelly. Gosokan minya tersebut ke kulit kepala bayi sebelum bayi mandi. Hindari area sensitif seperti mata dan bibir.

Apakah ada cara untuk mencegah cradle cap?

Sayangnya, tidak ada cara untuk mencegah cradle crap pada bayi. Namun, Bunda sebaiknya Bunda tetap menjaga kebersihan kulit kepala bayi dengan mencuci rambut bayi secara rutin. Gunakan shampo yang diformulasikan khusus untuk bayi. 

Bicarakan dengan dokter jika cradle crap bayi Bunda semakin parah dengan gejala berikut:

  • Kulit kepala berdarah atau terluka
  • Cradle crap menyebar hingga ke area luar kulit kepala, misalnya wajah.
  • Ada tanda-tanda infeksi, seperti kemerahan, mengeluarkan cairan, demam, atau kulit yang hangat saat disentuh.
  • Bayi mengalami gejala lain, seperti ruam popok atau gejala sariawan. Ini mungkin disebabkan oleh infeksi jamur.

Itulah informasi cara merawat bayi cradle crap. Menjaga kebersihan kulit bayi adalah perawatan terbaik untuk mengatasi cradle crap pada bayi. Bunda tidak perlu khawatir karena cradle crap akan menghilang dengan sendirinya.

Selain perawatan dari luar, bayi Bunda membutuhkan asupan nutrisi untuk kesehatan tubuh termasuk kulit kepalanya. Berikan ASI eksklusif sesuai kebutuhan bayi. ASI mengandung seluruh nutrisi dan antibodi yang baik untuk imunitas tubuh. Untuk mendukung program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi ASI booster agar kualitas dan kuantitas ASI tetap terjaga. Jika Bunda memiliki permasalahan ASI lainnya seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI seret, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com melalui link  https://t.me/BusuiSehat.

Jangan lewatkan informasi menarik lainnya Bunda!

Cradle Crap: Ketahui Penyebab Ketombe Pada Kulit Buah Hati Bunda!

Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Diare Pada Bayi Bunda

5 Posisi Menyusui yang Harus Bunda Coba, Simak Penjelasannya Dengan Benar

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password