fbpx
Artikel Pilihan

Ketahui 8 Tanda Bayi Alergi Terhadap Susu Formula

Tanda Bayi Alergi Susu Formula
Tanda Bayi Alergi Susu Formula/ Sumber foto: freepik

Kebanyakan susu formula mengandung protein susu sapi. Meskipun sehat, protein dalam susu sapi terkadang dapat menimbulkan alergi terutama pada bayi. Reaksi alergi yang ditimbulkan juga bermacam-macam. Bayi Bunda jadi sering rewel bahkan sakit.

Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya Bunda memperhatikan tanda-tanda alergi pada bayi.

Tanda Bayi Alergi Susu Formula

Tanda Bayi Alergi Susu Formula

Alergi makanan dan susu yang parah dapat menyebabkan reaksi yang mengancam jiwa yang disebut anafilaksis. Jika bayi Bunda menunjukkan gejala alergi, segera tanyakan kepada dokter anak untuk memastikan bahwa tidak ada hal lain yang menyebabkan gejala tersebut. Untuk itu, Bunda perlu mengetahui tanda alergi pada tubuh:

1. Diare

Faktanya, frekuensi feses bayi bisa mencapai 7 hingga 8 kali per hari. Dengan intoleransi susu formula, frekuensi feses anak mungkin akan lebih sering, agak berair, atau mungkin juga terdapat lendir pada tinja. Bahkan beberapa kasus tinja bayi disertai darah.

2. Kolik

Jika Bunda merasa anak sangat rewel hampir sepanjang hari atau selama berjam-jam dalam sehari, Bunda perlu khawatir. Anak menangis terus menerus, biasanya pada sore dan malam hari. Tanda-tanda sakit perut, perut kembung, dan gas sering terjadi dan ini mungkin disebabkan karena intoleransi terhadap kandungan susu formula.

3. Ruam kulit

Ruam kulit mungkin merupakan tanda dan gejala yang paling umum. Ruam bisa bersisik dan gatal yang dikenal sebagai dermatitis atopik dalam bahasa medis. Pada bayi, ruam umumnya muncul di wajah, lengan, kulit kepala, dan kaki.

4. Gas yang sangat kuat

Bersendawa setelah menyusui merupakan hal wajib pada anak agar gas yang terbentuk keluar. Karena usus pada bayi belum berkembang sempurna, pembentukan gas biasa terjadi. Nyeri gas sering terjadi pada 3 bulan pertama dan kemudian lagi dari 6-12 bulan, saat bayi mencoba makanan baru. Perhatikan makanan yang membuat bayi mengeluarkan gas.

5. Masalah pernapasan

Intoleransi alergi susu sapi dapat menimbulkan mengi, sesak napas, lendir di hidung.

6. Mata bengkak atau sembab

Seperti orang dewasa, bayi juga mengalami mata sembab dan bengkak karena kurang tidur. Alergi membuat bayi susah untuk tidur nyenyak sehingga menyebabkan mata bayi menjadi bengkak dan sembab. 

 7. Bibir bengkak

Intoleransi kandungan dalam susu formula dapat menyebabkan bibir bayi bengkak.

8. Bersin terus menerus

Bersin biasa terjadi pada bayi. Tapi jika bersin bayi sudah melebihi normal, hal itu pasti membuat khawatir para orang tua. Kandungan dalam susu formula dapat menyebabkan reaksi alergi dan dapat memicu bersin pada anak-anak.

Untuk mengatasi ini lebih baik segera periksakan diri ke anak ya, Bunda. Untuk mencegah alergi susu formula lebih baik Bunda memberikan ASI pada bayi. ASI dapat memenuhi nutrisi harian Si Kecil. Selain itu, dapat mencegah stunting pada anak dan aman dikonsumsi.

Nah, selama program ASI eksklusif, Bunda bisa konsumsi makanan bergizi dan ASI booster. Jangan lupa istirahat yang cukup untuk menghindari stres dan kelelahan. Jika Bunda memiliki permasalahan ASI seperti puting lecet, payudara bengkak, ASI tidak keluar, dan seret silakan berkonsultasi dengan tim busuisehat.com melalui link  https://t.me/BusuiSehat.

Baca juga informasi menarik lainnya di Busuisehat yuk Bunda!

Ini 8 Manfaat Melon Bagi Kesehatan Tubuh Bunda Menyusui!

Ini 6 Daftar Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bayi Di Bawah 1 Tahun
Mitos atau Fakta: Benarkah Susu Formula Lebih Baik Daripada ASI?

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password