Artikel Pilihan

MPASI Menurut WHO, Ini Panduan Yang Harus Bunda Ketahui

ilustrasi mpasi/ Foto: Freepik

 

Bunda penting loh untuk memperhatikan asupan gizi Si Kecil agar terpenuhi, salah satunya dengan MPASI. Berdasarkan data WHO, sekitar 44% bayi usia 0 hingga 6 bulan di seluruh dunia tidak mendapatkan nutrisi yang memadai. Padahal, sudah kewajiban orang tua memberikan nutrisi yang baik untuk anak.

Nutrisi yang baik diberikan sejak anak Bunda lahir. Di usia 0 hingga 6 bulan, Bunda cukup memberikan ASI eksklusif untuk pertumbuhan Si Kecil. Setelah itu, Bunda baru bisa memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) kepada bayi guna mengoptimalkan tumbuh kembangnya. 

Hal yang perlu diperhatikan adalah untuk memberikan MPASI di waktu yang tepat. Jika makanan pendamping tidak diperkenalkan sekitar usia 6 bulan atau terlambat, pertumbuhan bayi Bunda bisa goyah. 

Panduan Pemberian MPASI

Menurut WHO, ada beberapa panduan yang harus Bunda perhatikan ketika memberikan MPASI.

1. Frekuensi MPASI

  • Pada awal pemberian MPASI, porsi makan bayi Bunda masih sangat sedikit yaitu sekitar 2-3 sendok dengan frekuensi dua kali sehari
  • Pada usia 6-9 bulan, berikan MPASI 3 kali sehari. Bunda bisa mengenalkan snack seperti buah atau biskuit
  • Pada usia 9-11 bulan, berikan MPASI sebanyak 4 kali sehari dan snack
  • Pada usia 12-24 bulan, Bunda bisa memberikan MPASI sebanyak 5 kali sehari dengan snack tambahan

2. Porsi MPASI

  • Awal pemberian MPASI 2-3 senok makan
  • Usia 6-9 bulan, porsi makan dinaikan menjadi ½ cangkir
  • Usia 9-11 bulan, Bunda bisa memberikan ¾ cangkir
  • Usia 12-24 bulan, berikan MPASI kepada anak sebanyak 1 cangkir penuh

3. Tekstur MPASI

  • Usia 6 bulan → berikan makanan dengan tekstur lembut (bubur yang telah dihaluskan atau disaring)
  • Usia 8 bulan → kenalkan makanan dengan tekstur yang agak padat tetapi tetap lembut seperti kentang rebus dan buah-buahan 
  • Usia 9-11 bulan → kenalkan tekstur makanan lembek dan bertekstur pada bayi Bunda seperti nasi tim dan makanan cincang
  • Usia 12 bulan → anak Bunda sudah bisa mencoba makanan dengan tekstur padat seperti makanan keluarga

Selain itu, ada beberapa hal yang harus Bunda perhatikan juga selama pemberian MPASI pada bayi, yaitu:

  • Tetap melanjutkan pemberian ASI sesering mungkin sesuai kebutuhan bayi Bunda sampai usia 2 tahun atau lebih
  • Mempraktikkan pemberian makan yang responsif. Misalnya, membantu anak untuk belajar makan secara perlahan, jangan memaksa jika bayi Bunda tidak sedang lapar
  • Selalu menjaga kebersihan alat makan dan makanan 
  • Berikan MPASI dengan porsi yang sedikit ketika anak berusia 6 bulan. Tingkatkan secara bertahap porsi MPASI seiring bertambahnya usia anak
  • Berikan MPASI secara konsisten dan bervariasi

Nah, itulah beberapa penjelasan panduan pemberian MPASI untuk anak Bunda Hal yang harus Bunda ingat adalah untuk memberikan MPASI tepat waktu. 

Selain itu, Bunda juga disarankan untuk tetap memberikan ASI agar nutrisi Si Kecil tetap terpenuhi. Untuk menjaga produksi dan kualitas ASI selama MPASI, Bunda bisa mengonsumsi produk ASI booster.

Jika Bunda mengalami masalah menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI seret, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com. Caranya dengan klik link https://busuisehat.com/chat/konsul-bundaku/

Jangan lupa untuk terus ikuti Busuisehat agar Bunda tidak ketinggalan informasi dan tips-tips menarik lainnya seputar dunia ASI!

Baca juga yuk Bunda!

Yuk Ketahui Pentingnya MPASI untuk Anak

Nutrisi Penting untuk Bunda Menyusui

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password