Artikel Pilihan

Ternyata Bentuk Payudara Memengaruhi Kelancaran ASI Bunda

ilustrasi bentuk payudara/ Foto: Freepik

 

Laktasi adalah proses di mana susu diproduksi dan disekresikan dari kelenjar susu pada payudara Bunda pasca melahirkan sebagai respons terhadap bayi yang mengisap puting.

ASI memberikan nutrisi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan Si Kecil. Selain itu, ASI membentuk kekebalan tubuh untuk bayi. Pada Bunda, menyusui meningkatkan metabolisme tubuh sehingga tubuh cepat pulih setelah melahirkan.

Tapi tahukan Bunda, ternyata bentuk payudara bisa memengaruhi kelancaran ASI? Simak penjelasannya!

Anatomi Payudara

Pada dasarnya payudara tersusun dari berbagai kelenjar dan saraf yang saling terhubung. Secara umum, anatomi payudara terdiri dari: 

1. Alveoli berbentuk seperti buah anggur, letaknya di dalam payudara. Alveoli berfungsi memproduksi dan menyimpan ASI.

2. Saluran payudara (jaringan) terhubung ke laktiferus. Tujuannya mengalirkan ASI ke areola.

3. Areola adalah kulit gelap di sekitar puting. Tempat bayi harus menyusu untuk mendapatkan ASI.

4. Lemak dan otot mengisi sebagian besar payudara (ini memengaruhi besar kecilnya payudara, namun tidak memengaruhi produksi ASI). 

Seluruh saraf dan jaringan dalam payudara tersebut saling terhubung. Jika salah satu bagian dari payudara mengalami kelainan, akan berpengaruh pada produksi ASI. 

Kelainan anatomi payudara sangat berpengaruh terhadap pengeluaran ASI. Ini karena payudara memiliki beberapa jaringan otot, saraf, dan lain-lain yang fungsinya saling berhubungan untuk pengeluaran ASI. Contoh, jaringan glandular yang berfungsi memproduksi ASI dan mengalirkannya ke puting. Apabila terjadi kelainan pada jaringan tersebut, tentu pengeluaran ASI akan terhambat”.

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Jadi, besar atau kecilnya payudara tidak memengaruhi produksi ASI ya Bunda. Ini karena ASI tidak dibuat oleh otot dan lemak. 

Ukuran payudara hampir sebagian besar ditentukan oleh jumlah jaringan lemak yang ada di dalam payudara, yang tidak ada hubungannya dengan produksi ASI. Payudara besar atau kecil bukan jaminan menghasilkan ASI yang banyak atau sebaliknya”.

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Lalu bagaimana jika terjadi kelainan pada anatomi payudara?

Apabila ada gangguan pada anatomi payudara, biasanya dilakukan tindakan operasi dan penanganan khusus. Namun, hasilnya juga tidak bisa dijamin 100%. Ini karena tindakan operasi atau pembedahan dapat merusak jaringan-jaringan yang ada di payudara sehingga pengeluaran ASI juga tidak masksimal”.

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Nah, untuk meningkatkan produksi dan kualitas ASI, caranya adalah dengan menerapkan hidup sehat, istirahat cukup, dan hindari stres. Selain itu, Bunda bisa mengonsumsi suplemen vitamin dan ASI booster untuk memenuhi asupan vitamin dan mineral tubuh. 

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link  https://t.me/BusuiSehat.

Ingat Bunda, kunci ASI lancar adalah makan sehat, istirahat yang cukup, dan jangan lupa bahagia. Jangan sampai Bunda kelelahan atau stres demi Si Kecil!

Simak informasi di bawah ini yuk Bunda!

Bunda Harus Tahu Cara Meningkatkan ASI yang Turun Drastis!

Alasan Mengapa Bunda Harus Mengonsumsi Makanan Sehat

Rambut Rontok Saat Menyusui? Ini Penyebabnya Bunda!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password