Artikel Pilihan

Posisi Menyusui Ini Buat Bunda dan Si Kecil Nyaman, Loh!

ilustrasi menyusui/ Foto: Freepik

 

Menyusui merupakan proses yang rumit dan membutuhkan banyak latihan. Ada beberapa cara yang harus dipelajari selama menyusui, mulai dari cara menggendong bayi Bunda, cara memberikan ASI yang tepat, hingga menyediakan ASI perah.

Seluruh proses tersebut tentunya membutuhkan banyak waktu bagi Bunda, ya. Tidak jarang berbagai masalah menyusui juga sering dihadapi oleh Bunda, seperti ASI yang seret, payudara yang terasa nyeri, hingga bayi sulit menyusu. Tentu permasalahan tersebut berkaitan dengan posisi Bunda saat menyusui.

Seiring berjalannya waktu, setiap Bunda dan bayi akan menemukan posisi yang mereka sukai untuk menyusu. Yang penting adalah Bunda dan Si Kecil merasa nyaman.

Namun menemukan tempat menyusui yang cocok untuk Bunda dan Si Kecil terkadang tidaklah mudah. Untuk itu, Busuisehat telah merangkum beberapa posisi yang telah teruji dapat memperlancar ASI dan membuat Bunda dan Si Kecil nyaman selama proses menyusu. 

4 Tips Posisi Menyusui

1. Posisi Cross Cradle

Posisi ini bagus untuk bayi yang baru lahir dan bagi Bunda yang memiliki kesulitan dalam pelekatan. Pada posisi ini, bayi menghadap Bunda dan ditopang sepenuhnya oleh kedua lengan yang posisinya saling bersilangan (berlawanan).

Posisi ini cukup mudah untuk dipraktikan loh, Bunda. Bunda hanya perlu menyangga leher dan bahu Si Kecil. Usahakan lengan yang menyangga bayi, dekatkan ke arah payudara untuk memasukkan puting ke mulut bayi Bunda.

2. Cradle

Cradle adalah posisi yang sering dilakukan oleh Bunda di rumah. Caranya juga tidak jauh berbeda dengan cross cradle. Posisikan tubuh bayi menghadap Bunda, ya. Setelah itu, gendong kepala bayi tepat di siku lengan. Sementara itu, lengan Bunda menyangga bagian bokong Si Kecil. Ingat ya, posisi bayi harus sejajar lurus antara kepala, leher, badan, dan kaki. Jika dirasa sudah pas, Bunda bisa memasukkan puting ke mulut bayi.

3. Posisi football hold

Posisikan bayi Bunda di samping dekat payudara, tepatnya di bawah lengan beralaskan bantal. Bayi harus berbaring menghadap atas, jangan lupa untuk memosisikan hidungnya sejajar dengan puting Bunda. Setelah itu, letakkan lengan di atas bantal. Tujuannya agar bahu, leher, dan kepala bayi tersanggah. Selanjutnya, dekatkan kepala bayi ke arah puting payudara. 

4. Posisi side-lying (berbaring menyamping)

Posisi side-lying atau berbaring adalah hal yang sering dilakukan di rumah oleh Bunda ketika menyusui. Kelebihan posisi ini akan memudahkan Bunda melepaskan diri jika bayi tertidur saat menyusui.

Caranya Bunda hanya perlu berbaring miring di tempat tidur dengan bantal di bawah kepala. Posisikan bayi menghadap Bunda, dekatkan dan biarkan kepalanya sedikit miring ke belakang. Tujuannya agar Si Bayi dapat membuka mulutnya dengan lebar. Lalu, dekatkan puting Bunda ke mulut bayi agar bisa menyusu.

Nah, itulah beberapa tips posisi menyusui yang bisa Bunda coba di rumah. Hal yang harus diperhatikan adalah untuk tetap rileks dan nyaman ya agar ASI Bunda lancar. Selain itu, Bunda bisa ASI booster untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI agar Si Kecil mendapatkan nutrisi yang cukup.

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link https://busuisehat.com/chat/konsul-bundaku/

Jangan lupa untuk terus ikuti Busuisehat karena akan ada informasi dan tips-tips menarik lainnya khusus untuk Bunda!

Baca juga yuk Bunda!

Bunda, Yuk Ketahui Tahapan Inisiasi Menyusui Dini!

Bahasa Cinta: Ayah Harus Belajar Demi Bunda Tercinta

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password