Artikel Pilihan

Bunda, Yuk Ketahui Tahapan Inisiasi Menyusui Dini!

Bunda, Yuk Ketahui Tahapan Inisiasi Menyusui Dini
ilustrasi inisiasi menyusui dini/ Foto: Freepik

 

Menyusui ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan Bunda dan Si Kecil. Air susu ibu (ASI) yang Bunda hasilkan mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam enam bulan pertama kehidupan. Kandungan ASI dapat melindungi anak dari berbagai macam penyakit seperti diare, pneumonia, mengurangi risiko kelebihan berat badan (obesitas) di masa kanak-kanak dan remaja.

Setelah bayi lahir, Bunda akan disarankan untuk memberikan ASI kepada bayi dalam satu jam. Hal ini disebut sebagai inisiasi menyusu dini (IMD). Tujuannya memastikan bahwa buah hati Bunda menerima ASI pertama (kolostrum) sebagai antibodi tubuh yang kuat.

Namun, tidak semua Bunda dapat melakukan inisiasi menyusui dini, terlebih jika Bunda baru memiliki anak. Untuk itu, ada beberapa syarat sebelum IMD dan tahapan selama IMD yang perlu Bunda ketahui agar proses menyusui berjalan dengan lancar. 

Syarat Inisiasi Menyusui Dini

Sebelum tahapan insiasi menyusui dini atau IMD, tentu ada beberapa syarat yang harus diperhatikan ahli medis dan Bunda. 

“Tentunya, IMD dilakukan dengan syarat kondisi Ibu dan bayi baik atau sehat. Penilaian kesehatan bayi baru lahir akan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang membantu persalinan. Syarat penting paling dasar adalah, apakah bayi ini lahir dengan usia yang cukup (tidak kurang dari 37 minggu). Selain itu, kondisi Bunda yang baik, seperti tidak ada perdarahan dan kesadaran yang baik.”

Bidan Cory Agusthina, SKM, CHE.

Tahapan-Tahapan IMD

Bagi Bunda yang sebentar lagi melahirkan, ada baiknya untuk mengetahui beberapa tahapan inisiasi menyusui dini. Tujuannya agar Bunda tidak kaget, terutama untuk Bunda baru, saat menyusui buah hati pertama kali.

  • Tahapan 30 menit pertama

Selama 30 menit pertama, bayi Bunda akan istirahat dengan posisi diam. Pada umumnya, selama tahap ini bayi tidak bergerak namun matanya akan terbuka lebar. Sesekali, bayi akan melihat Bunda (ibu yang melahirkan). Dalam masa ini Bunda sebaiknya rileks karena ini adalah kondisi penyesuaian bagi Si Bayi dari keadaan dalam kandungan ke keadaan di luar kandungan. 

  • Tahapan 30-40 menit

Selanjutnya adalah tahap 30-40 menit. Pada masa ini, bayi Bunda akan mengeluarkan suara dan menggerakkan mulut seperti membuka dan menjilat tangannya sendiri. Bayi akan mencari puting untuk menyusu mengikuti aroma ASI di payudara Bunda.

  • Bayi mengeluarkan liur

Saat bayi Bunda mengetahui aroma ASI, bayi akan mengeluarkan air liur.

  • Bayi bergerak ke arah payudara Bunda

  • Bayi berhasil menemukan payudara

Selanjutnya, bayi akan menjilat dan membuka mulut dengan lebar untuk mengulum puting.

  • Bayi Bunda mulai mengisap payudara untuk mendapatkan ASI (menyusu)

Bagaimana Bunda? Itulah tahapan-tahapan inisiasi menyusui dini yang perlu Bunda ketahui. Selama proses ini, Ayah diminta untuk memberikan dukungan pada Bunda agar ASI dapat keluar dengan lancar.

Setelah masa IMD, Bunda akan terus memberikan ASI hingga Si Kecil berumur 6 sampai 2 tahun. Selama pemberian ASI, Bunda perlu memperhatikan nutrisi yang diperlukan tubuh. Makan dan minum dengan menu sehat dan porsi yang cukup. Selain itu, Bunda bisa mengonsumsi multivitamin dan ASI booster untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. 

Jika Bunda memiliki keluhan selama menyusui seperti puting lecet, payudara bengkak, dan ASI mampet, Bunda bisa berkonsultasi dengan tim busuisehat.com dengan link https://busuisehat.com/chat/konsul-bundaku/

Jaga kesehatan Bunda ya demi pertumbuhan optimal Si Kecil. Jangan lupa untuk ikuti terus informasi menarik di Busuisehat!

Baca juga yuk Bunda!

Hindari Makanan dan Minuman Ini untuk Menjaga Kualitas ASI

Yuk Cegah Anemia Saat Menyusui Bunda!

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password